HomeBatamKadin Batam Laporkan Dugaan Kartel Tiket Batam-Singapura ke Komisi Pengawas Persaingan...

Kadin Batam Laporkan Dugaan Kartel Tiket Batam-Singapura ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha

spot_img

BACA JUGA: Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Kepala BP Batam Dukung Pengembangan KEK Nongsa

Ia menyebut akibat mahalnya tiket ferry Batam-Singapura ini, berimbas pada wisatawan dari Singapura ke Batam. “Padahal, pengusaha tour and travel sudah menjalin kemitraan paket wisata Singapura, Batam, dan Malaysia.

Mahalnya tiket Singapura-Batam atau sebaliknya Batam-Singapura otomatis mempengaruhi wisatawan dari Singapura akan memilih ke Malaysia ketimbang ke Batam, karena tiket lebih murah bisa ditempuh jalan darat,” kata Jadi.

BACA JUGA: NDP Dukung Langkah BP Batam Tingkatkan Nilai Investasi Daerah

Pria yang juga Ketua DPW Perindo ini menyebut tiket Batam-Malaysia (pulang pergi) sekitar Rp 500 ribu. Padahal, jarak tempuh Batam-Malaysia lebih jauh dan tentunya menghabiskan bahan bakar minyak (BBM) lebih banyak.

“Kenapa, Batam-Singapura yang jarak tempuhnya lebih dekat dan BBM yang habis sedikit, tapi tiketnya lebih mahal. Logika ini yang tak masuk dalam pemikiran teman-teman pengusaha, makanya KPPU perlu turun tangan, mengungkap dugaan kartelisasi tiket ini,” terang Jadi.

Seiring dengan balasan surat Kanwil 1 KPPU RI ini, Kadin Batam menunggu aksi nyata atas laporan ini apakah sudah bisa ditingkatkan ke penyidikan perlu penjelasan dari KPPU. “Kami tunggu, kalau tidak, maka Kadin akan kembali menyurati Kanwil 1 KPPU RI,” kata Jadi. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI