HomeEkobisnisPenjualan Jeruk Mandarin dan Pernak-pernik Imlek Meningkat Drastis Selama Sepekan di Tanjungpinang

Penjualan Jeruk Mandarin dan Pernak-pernik Imlek Meningkat Drastis Selama Sepekan di Tanjungpinang

spot_img

Sementara, salah seorang pembeli/warga Tionghoa Ahwa membeli jeruk ukuran 2 kilogram untuk menyambut Imlek tahun ini.

BACA JUGA:Penerbangan Batam-Korea Selatan Akan Segera Dibuka, Realiasa Target Wisatawan Bisa Terwujud

Menurutnya jeruk memang sudah jadi tradisi bagi warga Tionghoa saat hari raya Imlek. Biasanya akan ada budaya saling tukar jeruk pada saat Imlek.

“Salah satunya itu jeruk mandarin. Ini bermakna pemberi dan penerima saling berharap keberuntungan dan rezeki berlimpah,” kata Ahwa.

Jalan Merdeka merupakan salah satu pusat bisnis di Tanjungpinang yang didominasi warga Tionghoa. Maka tak heran, kalau kawasan ini sangat meriah ketika akan datang hari raya Imlek.

Banyak warga Tionghoa berburu aneka pernak-pernik Imlek yang dijual di kawasan itu, seperti lampion, angpao, pohon jeruk kumkuat, hingga pohon bunga sakura.

Suasana jelang Imlek semakin meriah dengan dipasangnya ribuan lampion di sepanjang Jalan Merdeka yang memancarkan cahaya kemerah-merahan pada malam hari.

Kawasan ini juga tengah ramai dikunjungi warga sekitar, karena sedang ada kegiatan bazar Imlek hingga 21 Januari 2023. Pengunjungnya tak hanya orang-orang Tionghoa, tapi berbagai latar belakang suku, agama, dan ras berbaur menjadi satu tanpa perbedaan. (*/van)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI