Sementara itu terkait data pemilih KPU Batam akan memastikan warga yang tinggal di asrama habis kontrak sebelum 14 Februari 2024.
“Tapi data by name by address menyusul. Seiring berjalannya waktu dan ini akan menyusul lagi data updatenya. Berdasarkan data kemarin pihak Batamindo ada 4.900 warga potensial yang dapat memilih,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan menyediakan 4 TPS khusus di Lapas dan Rutan serta 1 TPS khusus di Lapas Perempuan.
Sastra melanjutkan, KPU Batam juga gencar melakukan sosialisasi terkait pendidikan politik dengan melibatkan mahasiswa dan akademisi di beberapa perguruan tinggi di Kota Batam.
“Kita juga melakukan roadshow atau mendatangi kampus-kampus di Batam terkait pendidikan politik juga. Hal itu untuk memastikan mahasiswa dan akademisi ikut andil dalam menyukseskan Pemilu 2024 jadi dengan memastikan mereka terdaftar dalam data pemilih,” katanya
Selain melakukan sosialisasi dengan mendatangi sekolah dan perguruan tinggi KPU juga melakukan sosialisasi melalui radio. Menurutnya dengan melakukan sosialisasi melalui radio sebagai wadah untuk mengimbau masyarakat agar peka terhadap politik serta pentingnya tidak kehilangan hak pilih dalam pesta demokrasi. (*/man)



