HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Penyelenggaraan Job Fair 2022 selama tiga hari yang dilakukan Pemko Batam berjalan dengan efektif walaupun memiliki berbagai kendala termasuk anggaran yang terbatas. Oleh sebab itu Disnaker Kota Batam akan mengevaluasi dan memberikan beberapa catatan terkait penyelenggaraaan kegiatan tersebut.
“Tahun depan kita akan ubah metodenya, tapi gambarannya nanti kita sediakan barcode khusus untuk mereka agar tak padat antrean seperti kemarin,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti, Sabtu (19/11/2022).
Disnaker Batam akan banyak mengubah sistem dari perekrutan tenaga kerja di bursa kerja. Mulai dari teknis pelamaran hingga memplot setiap posisi pekerjaan.
“Misal, hari ini khusus operator saja. Besok khusus pelamar untuk welder, supaya tak begitu padat,” katanya.
BACA JUGA:Â Pemko Batam Dapat 10 CCTV dari Perusahaan Butuh 300 CCTV Memantau Titik Rawan
Rudi juga mengatakan soal banyaknya pencaker yang tak berpengalaman ikut di bursa kerja. Padahal di tiap-tiap perusahaan kebanyakan membutuhkan orang yang sudah berpengalaman.
Ditanya mengenai jumlah pelamar non-pengalaman itu, Rudi tak mengetahui detail. Ia menyebut lebih kurang setengah dari total pelamar merupakan pencaker tanpa pengalaman kerja.



