BACA JUGA:Â Badan Pusat Statistik (BPS) Catat Peningkatan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Kota Batam
Ia mengaku, kenaikan BBM subsidi ini tentu saja berdampak kepada semua sektor termasuk kebutuhan pokok. Sementara disisi lain pemerintah dinilai belum mampu mengontrol harga dan lonjakan bahan pokok di pasaran.
“Kita sebagai rakyat kecil pasti sangat berdampak. Harapannya pemerintah bisa mengkaji ulang kasihan kami masyarakat kecil,” ungkapnya.
Kenaikan harga BBM subsidi ini ternyata sudah ada juga yang diketahui warga. Seperti yang disampaikan Antonio, pengemudi ojol. Ia mengaku sudah mendapat informasi dari sesama rekannya jika hari ini ada kenaikan harga BBM subsidi ini.
“Sudah pak, karena ini sudah kebijakan pemerintah kita ya dukung program pemerintah,” katanya.
Menyikapi kenaikan BBM itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Niryanto memerintahkan Polsek Jajaran lakukan monitoring kenaikan harga BBM di seluruh SPBU yang ada di Kota Batam, Sabtu (3/9/2022) sore.
Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana didampingi Kasi Humas Polresta Barelang Kompol Tigor Sidabariba mengatakan, pihaknya melakukan monitoring kenaikan harga BBM yang telah menjadi kebijakan pemerintah di sejumlah SPBU di wilayah Hukum Polsek Sekupang yakni SPBU Beringin, SPBU Tiban 3 dan SPBU Vitka Tiban
“Benar sore ini kita lakukan monitoring di sejumlah SPBU di wilayah Hukum Polsek Sekupang. Hal ini sesuai instruksi Kapolresta Barelang untuk melakukan monitoring di seluruh SPBU yang ada di Batam,” ujar Kapolsek Sekupang Kompol Yudha.
Dari hasil pantauan di lapangan antrian kendaraan yang akan mengisi BBM masih berjalan normal. Tidak terdapat antrian panjang kendaraan yang ingin mengisi BBM setelah adanya kebijakan kenaikan BBM yang mulai berlaku sore ini.
Pantauan di lapangan, Kapolsek bersama jajarannya terlihat berdialog dengan warga yang ikut mengisi BBM di sejumlah SPBU. Sebagian besar warga bahkan tidak mengetahui adanya kenaikan BBM. (*/man)



