HARAPANMEDIA.COM, BINTAN – Pembuangan bayi di daerah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan beberapa waktu lalu berhasil diungkap Polsek Bintan Timur. Dua pelaku pembuangan bayi diamankan.
Unit Reskrim Polsek Bintan Timur akhirnya berhasil mengamankan dua sejoli yang diduga sebagai pelaku pembuangan bayi di daerah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi menuturkan, bahwa kedua pasangan muda-mudi berinisial AS (19) dan RA (17).
“Keduanya merupakan pasangan bukan suami istri. Satu diantaranya merupakan pelajar SMA di Bintan,” tuturnya, Senin (29/8/2022).
BACA JUGA:Â Harga Telur Mulai Turun Setelah Sempat Melonjak Naik Dipicu Pakan Ternak Melambung
Kedua pasangan ini diketahui keberadaannya setelah pihaknya mengidentifikasi pada 22 Agustus 2022 lalu.
Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata terduga pelaku berinisial RA yang merupakan ibu bayi. Selanjutnya, ditelusuri ibu bayi mempunyai pacar berinisial AS yang bekerja di salah satu kedai kopi di daerah Batu 10 Tanjungpinang.
Saat tersangka AS diamankan, dan diintrogasi mengakui jika dirinya bersama pacarnya yang meletakkan bayi dekat panti asuhan di Sei Lekop.
Setelah mengamankan AS, pihaknya melakukan penyelidikan untuk menangkap ibu bayi yang ditinggal disebuah kos-kosan di daerah Km 16 Desa Toapaya Selatan.
“Setelah kita amankan, keduanya kita bawa ke Polsek Bintan Timur. Saat di introgasi keduanya mengaku anak tersebut hasil hubungan terlarang karena belum ada ikatan resmi pernikahan,” ungkapnya.
BACA JUGA:Â Masih Proses Input Data Uang Kertas Baru Belum Bisa Setor Tunai di Mesin ATM
Suardi juga menambahkan, tersangka RA merupakan warga perantau yang kos di daerah Toapaya.
Sedangkan tersangka AS merupakan warga Kecamatan Toapaya. “Sampai sejauh ini kita masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan koordinasi dengan dinas terkait,” tuturnya.
Lantas apakah status bayi akan diserahkan kepada dua sejoli yang tega membuang bayi yang saat ini diamankan di Mapolsek Bintan Timur atau tidak ?
Kepala Dinas DP3KB Bintan, Aupa Samake menuturkan, saat ini DP3KB Bintan masih menunggu putusan bersama untuk menentukan status bayi.
BACA JUGA:Â Lima Mobil Damkar Padamkan Api yang Bakar Ruko di Lubukbaja Batam



