Ia menjelaskan, uji coba penggunaan aplikasi SIAP tahap 1, 2 dan 3 sudah dilakukan 44 OPD, serta sudah digunakan oleh 2.404 pegawai.
Sementara tingkat kehadiran presensi per 10 Agustus 2022 berjumlah 1.955 pegawai, sehingga dapat diasumsikan tingkat kehadiran mencapai 81,3 persen.
Terhadap ketidakhadiran pegawai dapat disebabkan karena Dinas Luar, Dinas Dalam, sakit, cuti tahunan, cuti sakit, cuti alasan penting dan Cuti Besar dan hal lainnya.
BACA JUGA:Â Tim PS BP Batam Juara Piala Kemerdekaan Polda Kepri 2022, Sukses Bekuk PS Natuna
Pihaknya kembali melakukan uji coba keempat ke beberapa OPD. Menurutnya, uji coba masih dalam tahap persiapan di mana saat ini pihaknya sedang menginventarisir pengaturan shift, grouping, serta formulasi yang tepat.
Adapun OPD yang sedang dilakukan uji coba yakni BPBD, DLH, UPT TPA, Dinas Perkim, DPKP, Satpol PP, RSUD, Dinkes, 7 UPTD Puskesmas, UPTD Balai Pengelolaan Farmasi dan Alat Kesehatan, UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah, serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
“OPD yang masuk dalam tahap 4 memiliki sistem satuan piket atau layanan sehingga berbeda dengan OPD lainnya,” sebut Defi. (*/man)



