“Kasihan nanti masyarakat yang kurang mampu. Kalau masyarakat yang mampu mungkin asalkan barang tersedia persoalan harga tidak menjadi masalah,” sebutnya.
Meski demikian, pihaknya mengaku akan merespon usulan tersebut. Sebab keberadaan pengusaha logistik untuk menyupplai sejumlah bahan pokok, berperan penting menjaga keseimbangan dan keberlansungan hidup masyarakat.
BACA JUGA:Â Ngenang Jadi Tempat IKM Kain Tenun Khas Batam, Disperindag Revitalisasi Rumah Tenun
“Makanya kita ingin dudukkan apa saja yang bisa kita tolong. Kita harus ingat masyarakat yang tidak mampu,” katanya.
Selanjutnya, kata Haris pihaknya akan kembali mengadakan rapat lanjutan untuk menyatakan keputusan atas rencana kenaikan tersebut.
“Nanti akan ada rapat lanjutan, karena tadi belum ada finalisasi. Tadi kita cuma mencari gambaran regulasi atau referensi kira-kira di kabupaten/kota mana yang juga letak geogragisnya sama, tentu itu akan menjadi acuan bagi kita nantinya,” katanya. (*/man)



