HomeEkobisnisHarga Ayam Potong dan Sembako Masih Tinggi Pasca Lebaran, Ini Penyebabnya

Harga Ayam Potong dan Sembako Masih Tinggi Pasca Lebaran, Ini Penyebabnya

spot_img

Sri juga menyebutkan kenaikan harga ayam potong yang dijualnya tersebut memang dikeluhkan oleh pembeli.

“Yang beli pada kaget dan ngeluh. Kami juga dapat dari distributor sudah harganya naik jadi cuman ambil untung sedikit,” katanya.

Nur Susanti salah satu ibu rumah yang berbelanja di Pasar Botania, Batam kota, kota Batam mengaku kaget saat akan membeli daging ayam potong.

 

BACA: Gubernur Kepri Usulkan UU Otonomi Daerah Perlu Direvisi

 

“Saya kaget, kemaren pas lebaran Idulfitri harganya masih stabil, ayam potong segar masih dapat Rp 35 ribu,” ujarnya.

Santi menyebutkan meski ayam potong mengalami kenaikan dirinya terpaksa membeli untuk stok dirumah.

“Terpaksa beli, anak-anak suka makan ayam harusnya 2 kilogram, dikurangi jadi beli 1 Kilogram buat anak-anak saja. Mudah-mudahan harga kembali normal,” ujarnya.

Pedagang ayam potong segar di Pasar Botania 1, Ida mengaku menjual ayam potong Rp 40 ribu perkilogramnya. Diakuinya stok daging ayam pasca Lebaran 2022 semakin sulit.

“Stoknya juga berkurang makanya harga meroket,” katanya.

Hal yang sama juga terjadi di pasar Mega Legenda, harga kebutuhan pokok terus naik. Untuk itu perlu pasokan dari luar agar harga bisa kembali normal. (Man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI