HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Berdasarkan data jumal pemilih kaum muda atau kaum milenial cukup besar di Kepri. Para pemilih kaum muda kurang lebih 29,6 persen atau sekitar 627 ribu pemilih.
Oleh karena itu, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyampaikan pelaksanaan Pilkada 2024 yang didominasi pemilih muda atau pemilih milenial harus dimanfaatkan sebaik mungkin dengan cara mengajak sekaligus memastikan suara milenial ini terakomodir dengan baik.
BACA JUGA: Kepala Desa Tambah Dua Tahun Masa Jabatan Jadi 8 Tahun, Bupati Kukuhkan Kepala Desa di Natuna
Selain itu agar mereka bisa menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan Pilkada tahun ini, karena itu bawaslu dan KPU sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan pilkada, harus benar-benar memastikan semua yang memiliki hak suara bisa terakomodir
Gubernur Ansar menyebut Pemerintah Provinsi Kepri terus mendukung pelaksanaan Pilkada agar berlangsung dengan baik.
Wujud dukungan tersebut ditandai dengan penyediaan anggaran Pilkada yang sudah dialokasikan sebesar Rp199,1 miliar. Dengan perincian alokasi untuk KPU Kepri sebesar Rp141,4 miliar dan Bawaslu Kepri sebesar Rp57,7 miliar.
Ansar mengajak seluruh masyarakat mensukseskan jalannya pelaksanaan Pilkada 2024. Dia menginginkan masyarakat Kepri bisa terlibat aktif dalam pesta demokrasi lima tahunan tanpa adanya berbagai kecurangan yang muncul.
“Kita tentu menginginkan Pilkada di Kepri akan berjalan dengan baik, aman, dan tanpa gangguan berarti. Seperti pelaksanaan Pilpres dan Legislatif beberapa waktu lalu yang berlangsung dengan baik,” katanya, Senin (1/7/2024).



