Sunday, February 22, 2026
HomeBatamPenyebar Hoax Minta Maaf dan Mengakui Salah Dihadapan Penyidik Polda Kepri

Penyebar Hoax Minta Maaf dan Mengakui Salah Dihadapan Penyidik Polda Kepri

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Dihadapan penyidik Polda Kepri, Iswandi yang menyebarkan berita bohong meminta maaf. ia menyebut alasan menyebar video tersebut karena sangat menyukai Ustad Abdul Somad.

Namun herannya Iswandi menyebar video dengan menambahkan narasi bahwa Ustad Abdul Somad dipanggil dan ditangkap Polda Kepri, karena membuat dapur umum di Rempang Galang.

Iswandi mengaku dirinya menyesal karena sudah menambah narasi dalam video di tiktok miliknya yang membuat dirinya harus berhadapan dengan hukum.

BACA JUGA: Produk Unggulan dari Sumatera dan Kepri Dipamerkan di Acara IMT-GT, Airlangga Berharap Ada Inovasi Berkelanjutan

“Saya tidak ada benci sama siapaun, hanya karena saya pendukung dan penyukai Ustad Abdul Somad. Jadi saya terpancing karena ada informasi bahwa pak Ustad dipanggil Polda Kepri,”katanya.

“Saya sangat bersalah, karena tidak terlebih dahulu memastikan kebenaran informasi tersebut,” kata Iswandi.

Sementara Bambang Mardianto, pelaku penyebar hoax melalui akun Facebooknya yang membagikan surat panggilan terhadap Ustad Abdul Somad, meminta maaf, karena tidak terlebih dahulu mencaritahu kebenaran dari informasi tersebut.

BACA JUGA: Napi Rutan Karimun Over Kapasitas 21 Warga Binaan Dipindahkan ke Lapas Tanjungpinang dan Rutan Batam

“Saya juga dapat postingan bahwa ada surat panggilan dari Polda Kepri terhadap Ustad Abdul Somad, jadi saya memposting kembali di mensos saya. Sementara berita itu tidak benar,” papar Bambang.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI