BACA JUGA:Â Instruksikan Pemko dan BP Batam Bergerak Seirama, Amsakar Minta Jaga Ekonomi Respons Isu Publik
Meski demikian, Dinkes belum menyatakan bahwa kenaikan kasus ISPA tersebut secara langsung disebabkan oleh kabut asap.
Melda mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.
Menurutnya, kondisi tersebut saat ini belum sampai menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat secara luas.
“Kami masih pantau terlebih dahupu, untuk saat ini belum berdampak buruk, hanya butuh pengendalian,” tuturnya.
BACA JUGA:Â Kabidpropam Polda Kepri Kombes Pol Eddwi Kurniyanto Dimutasi Jadi Penyelidik Internal Divpropam Mabes Polri
Dinkes Batam juga terus melakukan pemantauan kasus ISPA melalui Puskesmas. Langkah tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi kesehatan masyarakat seiring perubahan kualitas udara.
Selain pemantauan, Dinkes bersama Puskesmas melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko paparan asap.
Penanganan terhadap warga yang mengalami gangguan kesehatan juga tetap dilakukan sesuai kondisi klinis masing-masing pasien. (*/man)



