HomeBatamKomisi II DPRD Batam Kesal Realisasi Sektor Parkir Semester I Jauh Dari...

Komisi II DPRD Batam Kesal Realisasi Sektor Parkir Semester I Jauh Dari Target

spot_img

Kini kebocoran parkir terus terjadi apalagi adanya jukir liar yang beraksi di lapangan. Setia Putra Tarigan mengatakan Dinas Perhubungan harus melakukan pengawasan di lapangan. Target sebesar Rp 37 miliar itu bukan hanya dipatok tapi sudah melalui kajian, masukan dan tingginya jumlah kendaraan di Batam.

“Kami tidak ujuk-ujuk menerapkan itu sebesar Rp 37 miliar tapi sudah melalui kajian dan masukan dan itu sudah dihitung secara matang. Kami melihat banyak kebocoran di lapangan ini yang perlu diawasi Dinas Perhubngan,” kata Politisi Gerindra itu.

“Kami meminta Dishub bertindak tegas agar retribusi parkir bisa meningkat dan mencapai target. Masih ada waktu Kami berharap ada peningkatan pendapatan yang signifikan. Kami sampai menyampaikan ini ke Sekda untuk dievaluasi petugas di parkir itu,” katanya.

BACA JUGA: Kenduri Seni Melayu Mampu Gerakkan Sektor Pariwisata dan Perkuat Ekonomi Kreatif

Dinas Perhubungan menyampaikan akan menurunkan besaran nilai untuk parkir berlangganan agar bisa terjual banyak stiker berlangganan. Namun berapa nilai yang akan diturunkan masih dalam tahap koordinasi.

Stiker ini dinilai kurang efektif kalau pengawasan dan monitoring di lapangan tidak berjalan dengan baik. Sistimnya pun belum efektif.

“Saya melihat ini jauh sekali dari target. Target Rp37 miliar yang terealisasi sampai Semester pertama sekitar Rp 6 miliaran. Sistem mereka di lapangan pengawasan masih belum maksimal. Dewan akan melakukan evaluasi. Kami melihat rapot mereka masih angka merah. Target ini merupakan hasil studi tapi praktiknya jauh dari harapan. Karena itu kami minta struktur diubah dan akan terus kita pantau,” kata Tarigan.

Pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil Dinas perhubungan Kota Batam untuk hearing dengar pendapat.

“Terkait persoalan retribusi parkir yang tidak pernah mencapai target sudah kita sampaikan termasuk ke Sekda agar ini menjadi perhatian khusu dan minta evaluasi total. Kita akan pantau dan panggil mereka untuk menanyakan ini. Masa selama ini target tidak pernah tercapai. Kita sangat kesal dengan kinerja Dishub ini,” kata Setia Tarigan. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI