HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa masa depan Kota Batam sangat ditentukan oleh kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM).
Karena itu, Pemerintah Kota Batam terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kompetensi warga sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Hal tersebut disampaikan Amsakar saat membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Batam Kota di Aula Politeknik Batam, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang diikuti 520 peserta tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai pelatihan tematik di tingkat kelurahan.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam Erdawati Firmansyah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam, jajaran camat dan lurah se-Kecamatan Batam Kota.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan Kota Batam tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, terdapat tiga substansi utama pembangunan yang menjadi fokus Pemerintah Kota Batam, yakni penyediaan infrastruktur dasar, peningkatan fasilitas yang telah tersedia seiring pertumbuhan penduduk, serta pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat termarginalkan.
BACA JUGA: Gema Batam ASRI di Batam Kota, Wali Kota dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan
“Pemberdayaan masyarakat adalah tentang peningkatan kompetensi dan kecakapan. Melalui pelatihan ini, kita ingin ekonomi keluarga ikut meningkat,” ujar Amsakar.
Ia mencontohkan, melalui peningkatan keterampilan, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga, termasuk dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang bernilai ekonomis.



