“Kalau gerakan ini terus diinisiasi sampai tingkat RT dan RW, insyaallah Batam akan menjadi kota yang hebat, bersih, dan masyarakatnya semakin solid,” katanya.
Amsakar juga mengapresiasi antusiasme warga yang tetap mengikuti kegiatan meski cuaca kurang bersahabat. Menurutnya, semangat kebersamaan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun Kota Batam.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Ayo kita berjalan searah, bergerak bersama menjadikan Batam lebih aman, sehat, resik, dan indah,” tutupnya.
Pada kesempatan itu, Amsakar turut menyerahkan bantuan tempat sampah reduce, reuse, recycle (3R) dan mesin pemotong rumput secara simbolis sebagai dukungan pemerintah terhadap pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.



