Aksi gotong royong ini turut dihadiri Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Asep Safrudin, Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Amsakar menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai gerakan perubahan pola hidup masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
“Hari ini kita bergerak bersama sebagai bentuk kepatuhan dan komitmen terhadap instruksi Presiden Prabowo. Batam harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang resik dan indah. Jika lingkungan bersih, maka aspek aman dan sehat akan mengikutinya,” kata Amsakar.
BACA JUGA: Ditpam BP Batam Bersama TNI dan Polri Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di Kawasan Bandara Hang Nadim
“Masalah sampah di Batam sangat kompleks. Saya minta seluruh OPD bekerja sungguh-sungguh hingga persoalan ini benar-benar tertangani. Melalui Gerakan Indonesia Asri, urusan sampah harus diselesaikan. Ini merupakan perintah langsung Presiden,” tegasnya.
Pemilihan Pantai Ocarina sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis karena kawasan tersebut merupakan salah satu ikon wisata keluarga di Kota Batam. Kebersihan pantai ini diharapkan dapat mencerminkan kesiapan Batam dalam menyambut wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menutup kegiatan, Amsakar menginstruksikan agar semangat gotong royong melalui Gerakan Indonesia Asri terus dilanjutkan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, serta menjadi budaya di lingkungan kerja dan permukiman masyarakat Kota Batam. (*/man)



