Lebih lanjut, Amsakar menegaskan bahwa juru parkir harus berkomitmen penuh untuk melaksanakan tata kelola sesuai aturan. Hal ini, menurutnya, bukan hanya untuk kepentingan pemerintah, melainkan juga demi keberlangsungan para jukir itu sendiri.
“Kalau memang tidak ada progres yang baik, kami tidak segan untuk melakukan penertiban hingga penghentian jukir di pinggir jalan. Tapi kalau semua berjalan baik, tentu akan kita lanjutkan dan perkuat bersama,” tambahnya.
Wali Kota Batam juga menekankan bahwa pihaknya ingin membangun sistem yang lebih modern dan transparan dalam pengelolaan parkir. Dengan begitu, diharapkan semua pihak, mulai dari masyarakat hingga jukir, dapat merasakan manfaatnya secara adil.
Pertemuan tersebut ditutup dengan ajakan Amsakar agar para juru parkir terus meningkatkan disiplin dan profesionalisme. “Kita ingin bersama-sama membangun Batam yang lebih baik. Mari kita mulai dari hal kecil, yaitu parkir, yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat,” pungkasnya. (*)



