Nantinya, produk-produk ini tak lagi wajib memenuhi kandungan lokal sebagai syarat masuk ke pasar Indonesia.
Shinta menilai langkah tersebut memang menguntungkan pihak AS, apalagi sebagian besar produk mereka sudah menikmati tarif masuk rendah di Indonesia. Namun, ia mengingatkan dampaknya bisa beragam tergantung kesiapan industri nasional. (*)



