“Investor harus serius. Kami ingin pengalokasian lahan benar-benar memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Tidak akan ada toleransi bagi lahan-lahan yang terbengkalai,” tegasnya lagi.
Sesuai arahan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra, BP Batam menaruh perhatian serius terhadap beragam persoalan. Salah satu komitmennya adalah menangani hambatan-hambatan yang mengganggu kelancaran investasi di Batam, termasuk persoalan pemanfaatan lahan yang belum optimal.
“Kami ingin Batam tumbuh pesat sebagai pusat investasi unggulan di Indonesia. Oleh sebab itu, berbagai persoalan termasuk lahan harus segera diselesaikan secara tegas dan profesional,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad; Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto; Direktur Pengamanan Aset BP Batam, Brigjen Pol Teguh Yuswardhie; Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan serta Pejabat Eselon III di lingkungan BP Batam. (*)



