HomeINTERNASIONALPesan Kesederhanaan Dalam 5 Fakta Pemakaman Paus Fransiskus

Pesan Kesederhanaan Dalam 5 Fakta Pemakaman Paus Fransiskus

spot_img

4. Ribuan Peziarah Datang, Pemakaman Dihadiri Tokoh Dunia dan Menyentuh Isu Global
Orang-orang mengunjungi makam mendiang Paus Fransiskus di Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore (Santa Maria Maggiore), di Roma, Italia, Mimggu (27/4/2025).
Sejak basilika dibuka untuk umum pada Minggu pagi, ribuan orang mengantre panjang untuk memberikan penghormatan. Hanya dalam enam jam pertama, lebih dari 30.000 orang tercatat sudah mengunjungi makam. Antrean bahkan dimulai sebelum pintu gereja dibuka yang menunjukkan betapa kuatnya kesan yang ditinggalkan Paus Fransiskus di hati umat.

Pemakaman Paus Fransiskus di Lapangan Santo Petrus dihadiri oleh banyak pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dan sejumlah kepala negara Eropa. Di tengah upacara, Trump dan Zelensky bahkan melakukan pertemuan yang disebut-sebut “berpotensi bersejarah”, menyoroti tema perdamaian yang terus diusung Paus Fransiskus dalam masa kepemimpinannya.

5. Warisan Pesan Kesederhanaan dan Bangun Jembatan, Bukan Tembok
Dalam homili pemakaman, Kardinal Giovanni Battista Re menekankan pesan utama Paus Fransiskus: “Membangun jembatan, bukan tembok.” Selama 12 tahun masa kepemimpinannya, Paus berkali-kali menyerukan dialog, perdamaian, dan kepedulian terhadap kaum termarjinalkan, termasuk pengungsi dan komunitas rentan. Gaya hidupnya yang sederhana hingga di akhir hayat memperkuat warisan nilai-nilai tersebut. (*)

 

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI