Selain gedung, VVIP telah dilengkapi dengan interiornya yang sempurna untuk menyambut tamu-tamu besar.
“Bandara ini merupakan akses pertama bagi kunjungan yang masuk, maka revitalisasi VVIP kita harapkan dapat meningkatkan layanan Bandara khususnya tamu-tamu khusus yang akan berkunjung ke Batam.” Sambung Rudi.
Kemudian yang menjadi kunci terurainya kemacetan Tiban-Nagoya-Batam Centre, “Fly Over Lela Bahari” saat ini terus dikebut dan mencapai progres 90%.
Fly Over kedua di Batam ini, ditargetkan selesai pada akhir Desember 2024. Saat ini dalam tahap Pemasangan Oprit Jembatan dan penyelesaian U-turn jalan.
Serta, pemasangan ikon pucuk rebung melayu menambah estetika, dipasang di sepanjang fly over.
Meskipun terdapat kendala dari factor cuaca, Rudi optimis proyek ini akan selesai tepat waktu.
“Sudah 90%. Masyarakat kota batam yang kita cintai, kami pemerintah pasti berusaha lakukan yang terbaik untuk masyarakat, meskipun ada kendala cuaca, tim di lapangan melakukan secara maskimal.” Kata Rudi.
Ia pun menyampaikan agar masyarakat dapat bersama mendukung apa yang telah dilakukan pemerintah dan bersabar agar nantinya proyek ini dapat dinikmati masyarakat.
“Kami pasti lakukan yang terbaik untuk kemajuan Batam. Kami berkomitmen menjadikan Batam terus berkembang, infrastruktur sempurna, ekonomi dan investasi bangkit, meningkatkan perdagangan internasional, dan muara akhir masyarakat lebih sejahtera.” Pungkas Muhammad Rudi optimis. (*)



