Salah satunya berkaitan dengan konsumsi makanan tinggi gula dan kurangnya bergerak membuat mereka sangat rentan terkena penyakit ini.
“Karena sedentary lifestyle dan pola makan instan. Orang malas bergerak karena gampang sekali pesan makanan. Banyak duduk, tapi aktivitas sangat kurang,” kata Rudy.
Selain gaya hidup, genetik juga berpengaruh terhadap banyaknya anak muda yang terkena diabetes melitus. Faktor genetik ini bisa tercetus saat seseorang menjalani gaya hidup tidak sehat.
“Mereka sudah ada faktor genetik, tapi gaya hidupnya tidak dijaga. Makanya banyak yang terkena diabetes,” katanya. (*)



