Ia menyebut setelah ditotal hampir seribu sekolah terdata yakni 987 sekolah di Batam.
Untuk estimasi anggaran yang diperlukan untuk program makanan bergizi tersebut diperkirakan sekitar Rp 650 miliar.
Namun kita masih tetap menunggu juknis dari pusat. Ia memastikan makanan yang disediakan mengandung gizi yang dianjurkan dan memperhatikan kebersihan makanan.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan gizi anak-anak untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul di daerah.
BACA JUGA: Komisi IV DPRD Batam Mengecam Oknum Guru yang Merusak Masa Depan Anak Didik Sendiri
Pelaksanaan program membutuhkan petunjuk teknis sebagai panduan bagi pelaksana di daerah.
Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Rajagukguk ST menyebut terkait dengan anggaran untuk program makanan bergizi gratis belum ada pembahasan. Mungkin Edaran Permendagri ada tapi belum secara spesifik dan itu nanti pembahasan di banggar namun hingga kini belum ada jadwalnya.
Üntuk penganggaran tentu harus ada dasarnya dan harga satuannya belum ditentukan ini akan dibahas tidak sesederhana itu menganggarkan.
“Sebelum dianggarkan kita belum bisa berkomentar banyak karena belum dibahas. Segala sesuatu menyangkut pengeluaran anggaran harus dibahas, dan kita akan komentar setelah pembahasan nanti,”kata politisi PDIP itu. (*/man)



