HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Kasus pelecehan yang dilakukan oknum guru terhadap siswanya di Kecamatan Nongsa membuat sejumlah pihak miris. Terlebih guru tersebut diduga melakukan pencabulan terhadap anak tersebut sejak SD hingga kini sudah duduk dibangku SMP.
Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Asnawati Atiq mengatakan terkait dengan dugaan pencabulan anak yang dilakukan oknum guru, sangat tidak masuk akal.
“Kalau bagi saya pribadi tidak masuk akal dan itu sangat kita kecam. Tentunya kami dari Dewan khususnya Komisi IV DPRD Batam sangat mengecam oknum guru yang sampai mencabuli anak didiknya sendiri dan ini akan menjadi perhatikan kami untuk mengawasinya,” kata Asnawati Atiq, Kamis (24/10/2024).
BACA JUGA:Â Tambah Memanas, Korea Utara Kirim 3.000 Personel Militer Ke Rusia
Politisi Nasdem itu akan memantau dan mendorong dinas pendidikan melakukan tindakan tegas dan mewanti wantinya agar dinas pendidikan khususnya guru untuk betul-betul menjaga marwah pendidikan.
“Saya sangat pedih mendengar ini, yang seharusnya guru punya tanggung jawab melindungi anak-anak tapi justru masa depan anak itu dirusak. Logikanya ini tak masuk akal,” katanya.
Terkait kasus ini, Dinas Pendidikan Kota Batam mengecam tindakan oknum guru tersebut, karena tega merusak masa depan muridnya sendiri dan membuat pilu pihak keluarga.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu menegaskan mestinya guru memberikan contoh yang baik kepada muridnya.
BACA JUGA:Â Update PSN Rempang Eco-City: 26 KK Telah Tempati Rumah Baru Tanjung Banun


