BACA JUGA:Satgas Kelurahan Bersinar Waspadai Penggunaan dan Peredaran Narkoba
“Jika komponen gas dapat dikelola lebih baik dengan PLTU, kami dapat menawarkan listrik dengan harga yang lebih kompetitif, sehingga Batam tetap menjadi pilihan utama bagi perusahaan teknologi internasional,” tambahnya.
Selain itu, investor juga menyebutkan pengembangan infrastruktur di Port Batu Ampar, yang diharapkan berfungsi secara maksimal sebagai pelabuhan domestik, sementara pelabuhan di Tanjung Sauh akan menangani logistik internasional.
Diharapkan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam hal penyediaan energi dan infrastruktur logistik agar menjadikan Batam sebagai kawasan yang semakin berdaya saing dan diharapkan dapat meningkatkan daya saing sektor energi listrik Batam, Kepulauan Riau, menjadikannya lebih kompetitif dalam menarik investasi besar. (*)



