HARAPANMEDIA.COM, BATAM- Kasus peretasan akun Gmail yang menguras uang korbanya ternyata modusnya semakin canggih. Sebuah laporan terbaru menyebutkan soal penipuan phishing terkait akun Gmail. Pelaku memanfaatkan Artificial Intelligene untuk melakukan panggilan telepon agar terdengar sempurna.
Laporan tersebut berasal dari Konsultan Solusi Microsoft, Sam Mitrovic. Dia mengatakan menerima pemberitahuan untuk upaya pemlihan akun, tetapi ditolaknya.
Setelah itu, dia mendapatkan pemberitahuan sekitar 40 menit kemudian. Disebutkan dia melewatkan panggilan yang disebut berasal dari Google Sydney.
Seminggu kemudian, pemberitahuan yang sama soal persetujuan pemulihan akun kembali masuk. Sama, 40 menit kemudian masuk sebuah panggilan telepon.
BACA JUGA:Selama 2025 Pemerintah Tetapkan Ada 27 Hari Libur Nasional, Berikut Daftarnya
Kali ini dia mengangkatnya dan seorang pria Amerika Serikat (AS) berada di seberang telepon. Pria itu mengatakan berasal dari Google Support.
Dalam telepon itu, Mitrovic diberitahu akunnya menunjukkan aktivitas mencurigakan. Seorang penyerang juga disebutnya memegang akses selama seminggu terakhir dan telah mengunduh data akun.



