Fraksi PAN mengusulkan agar belanja dilaksanakan secara efektif dan efisien untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Kota Batam telah melakukan kebijakan intensifikasi dan ekstensifikasi terhadap Pajak dan Retribusi Daerah, serta menjaga iklim investasi dan pengembangan ekspor untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
Fraksi Hanura mengapresiasi perubahan target pendapatan daerah yang telah mempertimbangkan realisasi pendapatan semester pertama tahun 2024.
Fraksi PKB mengusulkan peningkatan pendapatan asli daerah melalui sosialisasi dan pengawasan. Pemerintah Kota Batam juga akan menerapkan parkir berlangganan dan meningkatkan pengawasan terhadap petugas parkir.
Fraksi Demokrat – PSI menyarankan agar Pemerintah Kota Batam menambah armada angkutan pelajar dan memberikan perhatian kepada kontingen internasional serta pelaku usaha mikro. Program-program tersebut telah dianggarkan dan akan disalurkan secara selektif.
Jefridin menutup tanggapan Wali Kota Batam dengan menyatakan bahwa hal-hal yang diuraikan masih memerlukan pembahasan teknis lebih lanjut antara Badan Anggaran DPRD Kota Batam dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Batam.
“Kami sangat mengapresiasi masukan dan pandangan dari semua fraksi. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan DPRD dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran demi kesejahteraan masyarakat Kota Batam,” kata Jefridin. (*)



