“Laporan SAKIP kita harus dinilai dengan objektif. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam untuk memanfaatkan pertemuan ini guna mempertajam dan meningkatkan kualitas SAKIP kita. Mari kita berusaha meraih peringkat A,” ujarnya.
Jefridin juga mendorong seluruh OPD untuk aktif bertanya dan meminta penjelasan jika menghadapi kendala dalam penyusunan SAKIP.
Ia mengutip pepatah Islam untuk menekankan pentingnya peningkatan kinerja. “Jika hari ini sama dengan hari kemarin, kita termasuk orang yang merugi. Apalagi jika hari ini lebih buruk dari kemarin. Yang kita harapkan adalah hari ini lebih baik dari hari kemarin.”
Harapannya, evaluasi SAKIP tahun 2024 dapat memberikan manfaat bagi semua pihak dan menghasilkan nilai yang baik sesuai dengan upaya pembangunan yang telah dilakukan di Kota Batam.
Sebagai informasi tambahan, SAKIP adalah sistem yang mengintegrasikan perencanaan, penganggaran, dan pelaporan kinerja, serta akuntabilitas keuangan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran negara. (*)



