“Kita harus menjadi tuang rumah yang baik untuk tamu-tamu terhormat ini”, ujarnya.
Di kesempatan itu, Dr Bahtiar, mengapresiasi peran Wali Kota yang mendukung acara. Bahkan, kata dia, Wali Kota mmberikan arahan langsung serta membantu banyak hal agar plaksanaan acara ini sukses dan memberikan manfaat baik bagi Batam maupun bagi tamu-tamy yang datang dari seluruh dunia.
Sebelumnya, Wali Kota bersama Kepala Dinas Kebudayan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata, menerima kunjungan President World Association for Medical Law atau Asosiasi Hukum Kesehatan se dunia Prof. Roy Beran, bersama Rektor Universitas Internasional Batam, Iskandar Itan. Pada prinsipnya ketiga pihak ini sepakat bahwa Batam sangat potensial dan strategis untuk dikembangkan sebagai kota pendidikan yang berkualitas.
Selain itu, dengan letak Batam yang berada diantara negara-negara ASEAN, Singapura dan Malaysia maka menjadikan Batam menjadi pilihan bermakna dalam membangun role model dalam menegakkkan hak-hak kesehatan warganya apalagi hak untuk hidup sehat dan hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang prima yang sebetulnya adalah hak-hak warga negara yang termaktub dalam konstitusi negara yakni UUD 1945.
Dalam kesempatan ini Profesor Roy Beran yang berkantor pusat di California US, mnenilai bahwa adanya Wali Kota Batam yang energetic dan berfikiran luas akan sangat bermanfaat untuk membangun Indonesia apalagi bila didukung oleh perguruan tinggi berkualitas seperti UIB. (*)



