Ia juga mengajak agar masyarakat mudik lebih awal untuk menghindari penumpukan di hari-hari terakhir jelang puncak Lebaran.
Ansar juga mengapresiasi hadirnya posko terpadu itu dengan harapan dapat mengawal dan memberikan kelancaran arus mudik di pelabuhan.
Senada hal yang sama, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepri, Dini Kusumahati menyampaikan pembukaan posko terpadu untuk memastikan kelancaran pelaksanaan arus mudik di pelabuhan Roro.
Sebagai leading sektor penyelenggaraan arus mudik untuk angkutan Roro, BPTD telah menyusun skema pelayanan maksimal, termasuk melakukan rekayasa lalu lintas dan membuat kantong parkir di kawasan pelabuhan Roro Punggur.
“Persiapan sudah dilakukan secara maksimal, termasuk memastikan kesiapan armada kapal dan kantong parkir pelabuhan,” ujar Kepala BPTD Kelas II Kepri, Dini Kusumahati.
BACA JUGA: Calon Penumpang Kapal Pelni Padati Ruang Tunggu Pelabuhan Batuampar
Mempersiapkan kantor parkir pelabuhan, kata dia menjadi hal penting dilakukan melihat tingginya animo pemudik dan antrean jumlah kendaraan yang hendak keluar Batam.
“Rekayasa lalu lintas akan diterapkan ketika area parkir pelabuhan penuh. Kita berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan, Satlantas dan Polsek Pelabuhan. Posko terpadu ini nantinya akan berperan aktif,” jelasnya.
Adapun kantong parkir yang telah disiapkan lokasinya di atas pintu masuk pelabuhan Roro atau tepatnya di tanah kosong depan halte Bus Pelabuhan Roro Punggur.
Dini menyampaikan ada penambahan armada atau extra trip di pelabuhan Roro Punggur. Selama arus mudik, keberangkatan kapal pertama akan diberangkatkan 4 kapal. Secara keseluruhan ada 20 armada kapal yang akan bergerak setiap hari dalam angkutan arus mudik lebaran tahun ini.(*/man)



