“Untuk sementara masih tetap menggunakan pelabuhan ini sampai semua setuju pemindahan ke Pelabuhan Bintang 99. Kita akan usahakan tahun 2024 ini akan pindah ke pelabuhan baru,” kata Iqbal.
BACA JUGA:Â Progres Pengerjaan Rumah Contoh Rempang Eco-City Masuk Tahap Penyelesaian Akhir
Ia mengaku pihaknya telah berusaha melakukan perawatan gedung dengan berbagai hal agar tercipta kenyamanan penumpang.
“Kita berusaha pelabuhan yang tidak layak ini terus mendapat perawatan gedungnya, penambalan lantainya, toilet kita perbaiki, penambahan AC portable, kipas angin dan lainnya,” katanya.
Sejauh ini untuk menghadapi arus mudik lebaran yang diprediksi mencapai puncaknya pada 7 April 2024, pihaknya akan terus memaksimalkan fasilitas yang ada dan berusaha supaya perjalanan pemudik bisa berjalan lancar.
Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendy Gustinandar mengatakan pihaknya setuju pelabuhan kapal Pelni dipindahkan ke lokasi yang lebih baik.
“Kita juga berupaya agar proses pemindahan bisa lebih cepat. Sebab pelabuhan yang ada saat ini untuk pelabuhan barang dan tidak mungkin dibuat menjadi pelabuhan penumpang,” katanya. (*/man)



