Di kesempatan lain, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengundang seluruh masyarakat Batam memperingati Malam Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam.
“Mari sama-sama kita datang dan memperingati malam Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam. Dengan cara ini, semoga kerinduan masyarakat akan kegiatan-kegiatan keagamaan dapat terpenuhi,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Rudi, peringatan turunnya wahyu Allah itu sebagai upaya pemerintah untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat Batam terhadap Al-Qur’an.
“Semoga melalui kegiatan ini tumbuh rasa cinta kita terhadap Al-Qur’an dan menjadikan Al-Qur’an sebagai penuntun dalam kehidupan,” ujarnya.
Ia berharap, dengan semua memahami lebih dalam tentang Al-Qur’an, akan mengokohkan Batam sebagai Bandar Dunia Madani. Untuk itu, ia mengundang masyarakat ikut memperingati malam Nuzulul Qur’an.
“Mari amalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia menegaskan, Al-Qur’an merupakan mukjizat bagi Nabi Muhammad SAW. Bahkan, ia menegaskan wahyu Allah tersebut diturunkan langsung kepada Nabi dan dipastikan selalu dijaga Allah SWT tentang kebenarannya.
“Al-Qur’an ini mendapat jaminan dijaga langsung oleh Allah SWT,” ujarnya.
Rudi juga menyampaikan bahwa Al-Qur’an merupakan mukjizat Nabi yang dirasakan umat hingga saat ini.
“Maka, mari galakkan kegiatan-kegiatan atau kajian-kajian tentang Al-Qur’an, karena sebaik-baiknya kamu sekalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya,” tutup Rudi. (*)



