HomeBatamGubernur Tinjau Beras di Gudang Bulog Batam, Pasokan Aman Warga Tak Perlu...

Gubernur Tinjau Beras di Gudang Bulog Batam, Pasokan Aman Warga Tak Perlu Khawatir

spot_img

BACA JUGA: Beras Premium Tembus Rp18 Ribu Tertinggi Sepanjang Sejarah, Warga Perlu Waspada Harga Jelang Ramadan

Rinciannya di Tanjungpinang dan Bintan tersedia 1.890 ton, yakni 1.372 ton di gudang dan 500 ton dalam perjalanan. Sebanyak 18 ton beras komersil cukup untuk enam bulan ke depan.

Sedangkan di Lingga tersedia 620 ton, meliputi 320 ton di gudang dan 300 ton dalam perjalanan. Stok ini cukup untuk tiga bulan ke depan.

Sementara, di Kepulauan Anambas tersedia 324,120 ton, yaitu 224,120 ton di gudang dan 100 ton dalam perjalanan dan cukup untuk lima bulan ke depan.

Bulog untuk wilayah Natuna terdiri atas dua gudang Ranai dan Sedanau tersedia sebanyak 1.100 ton, yakni 850 ton di gudang dan 250 ton dalam perjalanan. Stok ini cukup untuk enam bulan ke depan.

“Pemprov Kepri akan selalu berkomitmen menjaga ketahanan pangan. Baik dalam bentuk ketersediaan stok beras, hingga penyelenggaraan pasar murah bersubsidi,” ucap Luki.

Kepala Bulog wilayah Batam Karimun, Meirizal Sudyadi menegaskan bahwa persediaan beras Bulog di sejumlah wilayah di Kepri masih aman terkendali.

Ia menyampaikan tidak ada kelangkaan beras, saat ini di gudang Bulog Batuampar masih tersedia 1.000 ton.
“Kami tegaskan tidak ada kelangkaan pasokan beras bulog. Semua masih aman terkendali. Stok di gudang worksop kita masih ada 1.000 ton lagi,” ujar Meirizal.

Meirizal lantas menunjukkan tumpukan beras di gudang Bulog Batuampar. Ia memperlihatkan jumlah beras bulog di gudang itu dan ada dua gudang worksop penyimpanan beras bulog di Batam. Dua gudang itu mampu menampung 7.000 ton beras.

“Bulan depan ada penambahan 3 ribu ton dari Jawa ke Batam. Sebanyak 3 ribu ton beras ini akan menambah cadangan beras di Batam,” katanya.

BACA JUGA  Kenalkan Wahana Baru, Nongsa Point Marina Ajak Mitra Makan Malam Bersama

Jumlah beras yang dalam proses perjalanan bisa untuk memenuhi pasokan kebutuhan 3 hingga 4 bulan mendatang. Bahkan saat ini, pihaknya turun langsung mengintervensi dengan memasok beras bulog langsung ke toko dan pengecer. Disamping membantu menekan inflasi juga memantau HET.

Hal itu dilakukan Bulog Batam untuk mengendalikan stabilitas harga eceran tertinggi (HET). “Kami akan melakukan penjualan beras dan komoditi lainnya langsung pakai mobil box. Kami akan keliling ke lingkungan masyarakat dan mensosialisasikan bahwa stok beras aman karena itu jangan khawatir,” katanya. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI