Apalagi di tengah pertumbuhan Batam yang cukup signifikan dewasa ini.
Sebagaimana diketahui, BP Batam sedang menggesa pembangunan empat unit rumah contoh untuk warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City hingga Maret 2024 nanti.
BACA JUGA:Â Loka POM dan Disdagin Tanjungpinang Edukasi Puluhan UMKM untuk Mendapat Izin Edar Produk Usaha
Ke depan, pengerjaannya pun berlanjut dengan pembangunan 961 unit rumah baru lainnya. Oleh sebab itu, pasokan energi listrik yang cukup besar sangat dibutuhkan.
“Kami di BP Batam ingin memastikan agar investasi tidak terganggu. Alhamdulillah, PLN dan PGN menyambut dengan baik dan berkomitmen untuk memenuhi pasokan listrik baik untuk KEK Data Center maupun di Rempang nantinya,” pungkasnya. (*/man)



