Ariastuty menjelaskan, sinyal positif datang dari realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam sejak Triwulan I sampai Triwulan III Tahun 2023 lalu dengan perolehan sebesar USD 508,25 juta atau setara Rp 7,52 triliun dari 1.318 proyek.
Dari keseluruhan proyek yang ada, bidang jasa dan manufaktur pun tercatat sebagai yang paling dominan dalam penyerapan tenaga kerja.
“Sesuai arahan Kepala BP Batam, nilai investasi harus tumbuh positif dan ekonomi Batam pun akan maju,” pungkasnya. (Red)



