“Kita terus melakukan berbagai upaya penekanan kenaikan harga- harga ini, dimana untuk harga beras kita allhamdulilah dibanding daerah penghasil di daerah Jawa sana, kita masih di bawahnya,” tegasnya.
Jefridin menyampaikan, menurut data dari BPS Kota Batam terdata Inflasi Kota Batam pada bulan November 2023 disebabkan karena kenaikan harga dari tujuh indeks kelompok pengeluaran. Salah satunya yang terbesar dari kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 2,03 persen.
“Pada bulan lalu (November 2023), Indeks Harga Konsumen Kota Batam menunjukkan inflasi sebesar 0,76 persen. Upaya menekan inflasi kedepan akan terus kita lakukan, kedepan masih ada pendistribusian sembako. Nanti melalui Dinas Perindustrian dan perdagangan Kota Batam, atau stakeholder terkait kita akan terus berkoordinasi di bawah arahan Bapak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi,” ujarnya. (Red)



