BACA JUGA:Â Progres Pergeseran Warga Rempang, 83 KK Telah Menempati Hunian Sementara
“Hal ini dibuktikan dari turunnya angka stunting di Kepri dari tahun 2021 yang mencapai 17,6 persen, menjadi 15,4 persen di tahun 2022. Saya yakin Kepri akan dapat mencapai target dan menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Arif.
Sementara itu, masih ada 12 daerah yang angkanya masih di atas target nasional, yaitu Nusa Tenggara Timur 37,8 persen, Sulawesi Barat 33,8 persen, Aceh 33,2 persen, Nuta Tenggara Barat 31,4 persen, Sulawesi Tenggara 30,2 persen, Kalimantan Selatan 30 persen, Kalimantan Barat 29,8 persen, Jawa Barat 24,5 persen, Jawa Timur 23,5 persen, Jawa Tengah 20,9 persen, Sumatera Utara 25,8 persen, dan Banten 24,5 persen.
“Dengan kegiatan ini kita bisa saling mengisi dan berbagi tentang langkah-langkah apa yang telah dijalankan di Kepri dan bisa diimplementasikan bersama untuk meningkatkan kinerja penurunan stunting di seluruh Indonesia,” tambah Arif.
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina di Batam, Kamis, mengatakan berdasarkan data Elsimil Kepri, di Kabupaten Karimun terdapat 117 TPK, Kabupaten Bintan 87 TPK, Kabupaten Natuna 91 TPK, Kabupaten Lingga 88 TPK, Kabupaten Anambas 57 TPK, Kota Batam 578 TPK, dan Kota Tanjungpinang 81 TPK.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka stunting di Kepri pada angka 15,4 persen.
“Kalau berdasarkan per kabupaten/kota, di Karimun 13,3 persen, Bintan 17,8 persen, Natuna 18 persen, Lingga 18,9 persen, Anambas 14 persen, Batam 15,2 persen, dan Tanjungpinang 15,7 persen,” kata Rohina.
Ia menambahkan saat ini angka stunting Provinsi Kepri pada urutan keempat terbaik di Indonesia. “Di Kota Batam ada tujuh kelurahan yang sudah bebas stunting. Kemudian, Tanjungpinang juga mendapatkan status kelurahan nol stunting berdasarkan Adinkes dan mendapatkan penghargaan tingkat nasional,” ujar dia.
Lebih lanjut, Rohina mengatakan BKKBN Kepri berkomitmen untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas melalui Program Bangga Kencana.Selain itu, BKKBN Kepri juga bekerja sama dengan Forum Generasi Berencana (GenRe) dalam menjalankan Program Beras, Telur, dan Sedekah atau BTS dalam upaya mencegah stunting pada anak.(*/man)



