Kedua kebijakan terkait penanganan sampah mulai dari rumah ini, tidak lain dalam rangka agar bagaimana Batam bisa menjadi kota baru yang bersih, indah dan bebas sampah.
BACA JUGA:Â Jepang Akan Wajibkan Turis Asal Indonesia Tes TBC Mulai Tahun Depan
“Pak Wali sudah membangun infrastruktur mulai dari kota hingga kelurahan, tapi kalau tidak ada efisiensi dan terobosan seperti hari ini semua itu tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dan kontribusi masyarakat,” tutupnya.
Pemanfaatan Sampah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Pemerintah Kota Batam tidak hanya mengajak masyarakat untuk mengurangi volume sampah, tetapi juga memanfaatkan sampah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendirikan bank sampah.
Bank sampah adalah tempat penampungan sampah yang dikelola oleh masyarakat. Sampah yang terkumpul di bank sampah kemudian dipilah berdasarkan jenisnya. Sampah yang dapat didaur ulang akan dijual ke pengepul atau industri daur ulang. Hasil penjualan sampah tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat yang telah mengumpulkan sampah.
Pengelolaan sampah melalui bank sampah memiliki banyak manfaat. Selain dapat mengurangi volume sampah, pengelolaan sampah melalui bank sampah juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Hal ini karena masyarakat yang mengumpulkan sampah akan mendapatkan hasil penjualan sampah. (*/man)



