HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Agresi Israel ke Palestina sejak 7 Oktober menuai kecaman di dunia. Negara-negara hingga lembaga kemanusiaan termasuk PBB menilai serangan brutal Israel ke Jalur Gaza bisa disebut kejahatan perang.
Menariknya, gerakan membela Palestina dari serangan Israel juga turut dilakukan orang-orang Yahudi yang dengan tegas menolak Zionis.
Yahudi, Israel, dan Zionis adalah tiga istilah yang seringkali dikaitkan satu sama lain, tetapi sebenarnya memiliki arti yang berbeda.
BACA JUGA:Konsumsi Wortel Untuk Diet, Kulit Wanita China Berubah Menjadi Orange
Yahudi
Yahudi adalah sebuah aliran atau agama yang memiliki tradisi dan ajaran keagamaan khusus yang juga disebut agama Yahudi. Secara etimologi, Yahudi berasal dari kata Judah atau Yehudah. Yahudi juga dapat merujuk pada orang-orang yang memiliki darah Ibrani
Israel
Israel adalah sebuah negara yang didirikan pada tahun 1948 setelah Perang Dunia Kedua. Mayoritas penduduknya adalah orang Yahudi, tetapi tidak semua penduduk Israel beragama Yahudi. Israel juga dipenuhi oleh kelompok-kelompok non-Yahudi seperti Arab Muslim dan Kristen.
Zionis
Zionis adalah sebuah gerakan politik yang didirikan oleh seorang wartawan Yahudi bernama Theodor Herzl. Agenda utama mereka adalah menghimpun orang-orang Yahudi yang telah berdiaspora sejak ribuan tahun untuk kembali ke tanah Palestina. Zionisme merupakan kelompok yang ingin membentuk sebuah negara sesuai dengan hukum Yahudi. Penerapan Zionisme sendiri dinilai sebagai dasar dari berdirinya negara Israel, yang mencaplok sebagian wilayah Palestina.



