Thursday, May 21, 2026
HomeBatamMencegah Jatuh Korban Lagi, Kenali 4 Jenis Bullying Yang Kian Marak

Mencegah Jatuh Korban Lagi, Kenali 4 Jenis Bullying Yang Kian Marak

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Peristiwa perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah masih cukup tinggi di Indonesia. Beberapa waktu lalu seorang siswa SD juga mengalami buta permanen di salah satu matanya gara-gara ditusuk dengan tusukan bakso oleh kakak kelasnya.

Dokter spesialis kedokteran jiwa subspesialis anak dan remaja (psikiatri) di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro Jaya, Anggia Hapsari mengatakan, perundungan adalah pengalaman yang terjadi ketika seseorang merasa teraniaya oleh tindakan orang lain. Korban merasa takut apabila perilaku buruk tersebut akan terjadi lagi dan tidak berdaya untuk mencegahnya.

BACA JUGA:Tokoh Akademisi Dukung Pengungkapan Aktor Intelektual Unjuk Rasa Konflik Rempang

“Perundungan tidak lepas dari kesenjangan kekuatan antara korban dan pelaku serta diikuti pola repetisi atau pengulangan,” kata Anggia dalam keteranganya Senin (6/11).

Jenis-jenis bullying
Salah satu cara memutus rantai bullying adalah dengan memahami perundungan itu sendiri. Banyak kasus perundungan yang dianggap sebagai kenakalan anak pada umumnya.

Untuk memahaminya lebih jauh, berikut beberapa jenis bullying yang perlu diperhatikan.

1. Perundungan fisik

Perundungan ini melibatkan kontak fisik antara pelaku dan korban. Hal ini termasuk memukul, menendang, meludahi, mendorong, mencekik, melukai menggunakan benda, memaksa korban melakukan aktivitas fisik tertentu, menjambak, merusak benda milik korban, dan lain-lain.

“Perundungan fisik adalah jenis yang paling tampak dan mudah untuk diidentifikasi dibandingkan perundungan jenis lainnya,” kata dia.

2. Perundungan verbal

Perundungan jenis ini biasanya melibatkan bahasa verbal yang bertujuan menyakiti hati seseorang. Perilaku yang termasuk antara lain mengejek, memberi nama julukan yang tidak pantas, memfitnah, pernyataan seksual yang melecehkan, meneror, dan lain-lain.

Kasus perundungan verbal termasuk jenis perundungan yang sering terjadi dalam keseharian, namun sering tak disadari.

BACA JUGA  Hadiri HUT Yayasan Harapan Bunda, Wagub Marlin: Tenaga Kesehatan harus siap secara Akademis, Ketrampilan dan Pelayanan

3. Perundungan relasi sosial

Jenis perundungan ini biasanya bertujuan menolak dan memutus relasi sosial korban dengan orang lain. Perundungan biasanya meliputi pelemahan harga diri korban secara sistematis melalui pengabaian, pengucilan, atau penghindaran.

Contohnya, menyebarkan rumor, mempermalukan seseorang di depan umum, menghasut untuk menjauhi seseorang, menertawakan, menghancurkan reputasi seseorang, menggunakan bahasa tubuh yang merendahkan, mengakhiri hubungan tanpa alasan, dan lain-lain.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI