BACA JUGA:Â KPU Batam Masih Tunggu Segel Plastik, 8.184 Kotak Suara Kotak Sudah Tiba di Gudang Logistik SekupangÂ
Adapun, delapan indeks kelompok pengeluaran yang terjadi kenaikan yakni kelompok pendidikan naik sebesar 1,47 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,32 persen; kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,23 persen.
Kemudian, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan naik sebesar 0,16 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 0,13; kelompok transportasi naik sebesar 0,11 persen.
Selanjutnya, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik sebesar 0,08 persen; dan kelompok kesehatan naik sebesar 0,05 persen.
“Walaupun demikian, kelompok makanan, minuman dan tembakau turun sebesar 0,15 persen; dan perlengkapan ,peralatan dan pemeliharaan rutin turun sebesar 0,10 persen,” ujarnya.
Jika dibandingkan inflasi bulanan, tahun kalender, dan tahun ke tahun, pada bulan September 2023 terjadi inflasi sebesar 0,12 persen, lebih rendah dibandingkan bulan September 2022 yang mengalami inflasi sebesar 1,08 persen.
Untuk diketahui, dari 24 kota IHK di Sumatera, tercatat semua kota di Sumatera mengalami inflasi pada bulan September 2023. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,41 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Padang sebesar 0,07 persen.
Kota Tanjung Pinang menduduki peringkat tertinggi ke 8 sementara itu Kota Batam menduduki peringkat ke-22 dari dari 24 kota yang mengalami inflasi pada bulan September 2023 di Sumatera.
Selanjutnya, jika dilihat dari 90 kota IHK, tercatat 73 kota mengalami inflasi dan 17 kota mengalami deflasi.
Kota Batam menduduki peringkat ke-58 dari 73 kota yang mengalami inflasi se-Indonesia. Dengan peringkat tersebut, menunjukkan Kota Batam merupakan salah satu daerah yang berhasil menjaga kesimbangan dan kestabilan harga sehingga tingkat inflasi juga tidak terlalu tinggi.
Sementara untuk inflasi tertitinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,41 persen dan inflasi terendah terjadi di Balik Papan sebesar 0,02 persen. Deflasi terdalam terjadi di Kota Manokwari sebesar 1,70 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Denpasar sebesar sebesar 0,03 persen.(*/man)



