HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Sebanyak 81 anak stunting mendapat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Bantuan diserahkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kepada anak-anak tersebut.
Ketua Baznas Kota Batam Muhith mengatakan program peduli stunting tahap II ini mengeluarkan zakat sebesar Rp750 juta untuk membantu mengatasi miskin ekstrem dan pengentasan stunting kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ada lebih dari 80 persen zakat Baznas Kota Batam, berasal dari pegawai Pemerintah Kota Batam,” katanya Jumat (29/9/23).
BACA JUGA:Â Napi Rutan Karimun Over Kapasitas 21 Warga Binaan Dipindahkan ke Lapas Tanjungpinang dan Rutan Batam
Ia mengatakan selain bantuan kepada anak stunting, sebanyak 51 kepala keluarga (KK) sebagai bentuk upaya Baznas membantu pemerintah dalam mengatasi masalah stunting dan miskin ekstrem.
Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid menyampaikan fokus pemerintah dalam penanganan stunting ini, terlihat dari keberhasilan Pemko Batam meraih peringkat pertama kinerja dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting se-Provinsi Kepulauan Riau.
“Alhamdulliah saat HUT Kepri ke-21 di Tanjungpinang, Batam berhasil meraih peringkat pertama kinerja dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting Provinsi Kepri,” katanya.
BACA JUGA:Â Warga Kelurahan Sembulang Dukung Pengembangan Rempang Eco City Demi Kesejahteraan Masyarakat
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina menyampaikan bantuan langsung tersebut bermanfaat untuk menjadikan Batam sebagai kota yang bebas stunting.
Dengan begitu, ia mengajak para orangtua untuk memperhatikan tumbuh dan kembang anak terutama penanganan masalah gizi.
“Inilah kegiatan kita untuk menangani stunting di Kepulauan Riau, kalau tidak ditangani dengan baik maka akan berkelanjutan dan menjadi miskin ekstrem,” kata Marlin.
BACA JUGA:Â Kaesang Efek Terasa di DPD PSI Kota Batam, Anak Muda Ramai-ramai Daftar PSI Sampai 200 Persen Login per Hari



