HomeBatamUMKM yang Lolos Kurasi Dapat Mengikuti Acara Gebyar Melayu Pesisir September Seluruh...

UMKM yang Lolos Kurasi Dapat Mengikuti Acara Gebyar Melayu Pesisir September Seluruh Gubernur se-Sumatera Ikut Hadir

spot_img

Menurutnya, inflasi yang terkendali tersebut tidak terlepas dari program GNPIP Kepri 2023 yang diluncurkan di Kabupaten Lingga pada Maret 2023.

GNPIP Kepri 2023 memiliki tema “KEPRI BERSAHABAT (BERkolaborasi dalam StAbilisasi Harga dan pAsokan Bahan pangan AnTar daerah) yang terdiri dari tujuh program unggulan, yaitu optimalisasi operasi pasar/pasar murah, penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD), peningkatan pemanfaatan alsintan dan sarana prasarana produksi pertanian, penguatan ketahanan komoditas pangan strategis.

Kemudian penguatan koordinasi dan monitoring dalam rangka optimalisasi program fasilitasi distribusi pangan, penguatan infrastruktur TIK, digitalisasi dan data pangan, dan penguatan koordinasi dan komunikasi.

Salah satu implementasi program unggulan GNPIP adalah pelaksanaan sekolah lapang kepada kelompok petani di Kabupaten Natuna.

“Kegiatan yang merupakan hasil sinergi BI Kepri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, serta Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BPSIP) Kepri bertujuan untuk menopang ketersediaan pasokan komoditas cabai merah di Kabupaten Natuna,” kata dia.

Inflasi yang terkendali ini tidak terlepas dari program GNPIP Kepri 2023 yang diluncurkan di Kabupaten Lingga pada Maret 2023. GNPIP Kepri 2023 memiliki tema “KEPRI BERSAHABAT (BERkolaborasi dalam StAbilisasi Harga dan pAsokan Bahan pangan AnTar daerah) yang terdiri dari 7 (tujuh) program unggulan

Tujuh program unggulan itu yaitu (1) optimalisasi operasi pasar/pasar murah, (2) penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD), (3) peningkatan pemanfaatan alsintan dan sarana prasarana produksi pertanian,

(4) penguatan ketahanan komoditas pangan strategis, (5) penguatan koordinasi dan monitoring dalam rangka optimalisasi program fasilitasi distribusi pangan, (6) penguatan infrastruktur TIK, digitalisasi dan data pangan, dan (7) penguatan koordinasi dan komunikasi.

Salah satu implementasi dari 7 (tujuh) program unggulan GNPIP adalah pelaksanaan sekolah lapang kepada kelompok petani di Kabupaten Natuna.

BACA JUGA  Telkomsel Latih UMKM Batam Secara Gartis Agar Bisa Kembangkan Usaha Lewat Platform Digital

Kegiatan yang merupakan hasil sinergi Bank Indonesia Kepri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, serta Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BPSIP) Kepri bertujuan untuk menopang ketersediaan pasokan komoditas cabai merah di Kabupaten Natuna.

Para petani dari Kelompok Petani Muda Desa Harapan Jaya dan tenaga penyuluh pertanian lapangan dibekali dengan pemahaman terkait budidaya cabai merah menggunakan metode Produksi Lipat Ganda (Proliga).

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terjadi alih teknologi budidaya sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian cabai merah Kabupaten Natuna.

Sementara itu, perekonomian Provinsi Kepri tumbuh kuat pada triwulan II 2023, yaitu sebesar 5,04 persen (yoy). Selain itu, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri meningkat sebesar 5,77 persen (ctc) secara kumulatif pada Semester I 2023 dan merupakan yang tertinggi di wilayah Sumatera.

Hal ini disebabkan oleh tetap kuatnya pertumbuhan sektor konstruksi dan pariwisata sejalan dengan peningkatan mobilitas masyarakat. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Kepri terutama didorong oleh investasi dan konsumsi rumah tangga.
(*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI