HomeBatamKebutuhan Pangan di Batam Berdampak Dengan Relokasi Petani di Rempang dan Galang

Kebutuhan Pangan di Batam Berdampak Dengan Relokasi Petani di Rempang dan Galang

spot_img

BACA JUGA: BP Batam Pastikan Aktivitas Pelabuhan Sekupang Aman Terkendali Dampak Tingginya Curah Hujan

“Kami petani, peternak sudah belasan tahun sudah berkontribusi di Batam,” katanya.

Pihaknya berharap pemerintah bisa merelokasi lahan yang mereka gunakan ke lokasi lain yang layak untuk melanjutkan pertanian.

Tak hanya itu, selama ini petani juga bisa dikatakan berinvestasi di Rempang dalam jumlah kecil, misalnya pembelian bibit, pupuk dan peralatan bertani. Sehingga diharapkan pemerintah bisa mengganti rugi.

Sebagai tindaklanjut dari keresahan ini, HKTI Kepri telah membentuk Tim Teknis yang dinamakan HKTI Batam Crisis Center. Diketuai oleh Martahan Siahaan, Wakil Ketua, Rika Sentosa, Sekretaris, Verawati Sri Rejeki, Bendahara Prafita Hidayati, Koordinator Anggota Azwir, Penasehat Hukum, Wahyudi, M.H, Penanggung Jawab Gunawan Satary dan Indra Irawan.

“Kita juga membuka call center untuk petani-petani di Rempang dengan nomor 082172153323 atas nama Martahan Siahaan,” katanya.

Martahan menuturkan pihaknya saat ini sedang mengumpulkan petani-petani yang ada di Rempang. Sehingga data yang disampaikan kepada pemerintah bisa lebih valid.
“Sejauh ini petani yang ada di Rempang ada ribuan,” katanya.

Selain membentuk Tim Teknis, dalam waktu dekat akan menghubungi ketua Umum HKTI, Moeldoko. Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua HKTI Kota Batam, Gunawan Satary, Ketua Perempuan Tani HKTI Kota Batam, Dewi Koriati, Bendahara HKTI Kota Batam, Indra Irawan Wakil Ketua HKTI Kota Batam, Rika Sentosa dan Tim koordinator lapangan Martahan Siahaan. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI