Untuk menjadi kota percontohan terbaik, Kota Batam sudah dibangunnya sejak menjadi Wakil Walikota Batam tahun 2015 lalu. Dimana saat itu, dirinya melakukan pelebaran jalan di kawasan Nagoya.
Atas keberhasilannya dalam pelebaran jalan itu, Muhammad Rudi pun sangat dicintai oleh masyarakat Kota Batam. Sehingga pembangunan infrastruktur akan terus dilanjutkannya hingga akhir masa jabatannya di 2024.
“Kota Batam terkenal, karena memang sudah kita sempurnakan,” tuturnya.
Ia menambahkan, jika Kota Batam ini sudah sempurna, tentunya juga akan berdampak pada perekonomian di Kabupaten/Kota disekitarnya. Termasuk Kabupaten Bintan dan Tanjung Pinang yang sangat dekat dengan Kota Batam.
Sebab, dengan Kota Batam yang sudah sempurna akan menjadi magnet bagi wisatawan dari mancanegara maupun wisatawan lokal.
Dengan banyaknya wisatawan ke Kota Batam, sudah tentu akan datang ke Kabupaten Bintan dan Kota Tanjung Pinang. Sehingga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bintan dan Kota Tanjung Pinang.
Untuk menghadirkan wistawan ke Bintan dan Tanjung Pinang itu, tentunya pembangunan Kabupaten Bintan dan Kota Tanjung Pinang harus dilakukan demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Tidak ada kata terlambat. Kalau kita ingin perubahan, semuanya pasti akan bisa berjalan. Tapi bagaimana hari ini kita merubah seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri agar ekonominya bisa mendekati Kota Batam,” imbuhnya. (Red)



