Dalam hal ini Cak Nur juga mengungkap bahwa keselamatan masyarakat jauh lauh penting daripada dana yang digelontorkan.
“Kalau terkait anggaran, bisa kita diskusikan. Itu kan menyangkut kebutuhan dan keselamatan jiwa masyarakat Kota Batam, tak ada yang mahal,” ungkap Cak Nur
Selanjutnya, ia juga menyayangkan tidak adanya evaluasi dari kejadian di tahun sebelumnya, sehingga kejadian ini terulang bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.
“Pernah terjadi di tahun 2022, dan 2023 terulang lagi. Itu namanya tidak belajar,” ucapnya lagi.
Cak Nur juga menyampaikan belasungkawa terkait insiden kebakaran yang terjadi di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak sembilan rumah warga RT 06/ RW 02 yang terdampak. Satu warga meninggal dunia, 33 warga dari 13 Keluarga korban kebakaran memilih mengungsi ke rumah saudara terdekat. (Red)



