Sementara, Ketua Rombongan Komisi VI DPR RI, Martin Manurung mengatakan kunjungan kerja tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran dan penjelasan yang berhubungan dengan perkembangan kinerja BP Batam serta koordinasi dan sinergisitas dengan Kementerian BUMN.
“Diketahui bersama, pandemi covid 19 membawa dampak kontraksi ekonomi. Pengembangan kawasan strategis Batam diharapkan menjadi satelit pertumbuhan dan memicu pemulihan ekonomi bagi Batam dan daerah sekitarnya,” katanya.
Sehingga, katanya lagi apa yang menjadi permasalahan dan kendala yang dihadapi dapat dengan cepat diberikan upaya penyelesaiannya.
“Semoga pertemuan ini membawa manfaat dan keberadaan BP Batam dan Kementerian dan BUMN di daerah dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi pertumbuham ekonomi nasional,” tutupnya.
Adapun kunjungan kerja tersebut merupakan Reses Komisi VI DPR RI ke Kota Batam Masa persidangan V tahun sidang 2022 – 2023. Turut hadir memberikan progres sebagai mitra lainnya Komisi VI DPR RI yaitu PT Danareksa (Persero), PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT PLN Batam, PT Angkasa Pura I, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan PT Bandara Internasional Batam. (Red)



