“Ajak masyarakat lain untuk menjaga kebersihan. Dengan lingkungan bersih, maka akan berdampak pada kesehatan,” katanya.
Ia juga meminta masukan dari peserta rapat demi masa depan Batam yang lebih baik dan Batam yang lebih bersih.
“Ini bertujuan bagaimana Kota Batam bisa bersih, ini bukan hanya tanggung jawab Pemko Batam, tapi ada di kita masing-masing individu. Mudah-mudahan bisa mengetuk hati kita, bersih tidak sulit, tergantung diri kita dan ketuk hati untuk memulai. Batam sudah kategori bersih, tapi belum sesuai target kita yang diinginkan,” katanya.
Ia bahkan, membandingkan Batam dengan negara tetangga. Ia mengatakan, negara seperti Singapura sangat ketat aturan dan sukses membangun kesadaran warganya.
“Kapan lagi akan kita mulai? Batam sudah jadi pembicaraan dunia, tidak hanya tingkat nasional. Tidak usah menuduh orang lain dalam membuang sampah sembarangan, kita mulai dari kita semua,” kata Rudi.
Dikesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan komitmen menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.
“Batam sedang gencar membangun agar menjadi kota modern, kita harus menjaga kebersihannya mari kita sama-sama kompak merawat Batam yang kita cintai ini,” kata Rudi. (*/man)



