Hal yang sama juga terjadi di SPBU Tembesi. Petugas SPBU belum melayani pengemudi lantaran pompa BBM solar belum tersedia untuk digunakan.
“Kami serasa dimain-maini ini. Kami ke SPBU Top 100 terkendala, tadi diarahkan ke SPBU ini tapi sampai di sini justru tak dilayani, katanya pompa solar belum bisa dipakai,” ujar pengemudi bus Parawisata lainnya turun dari mobil.
BACA JUGA: Pengendara Perlu Waspada Jalan Nusantara Menuju Akses ke Bintan Timur Amblas
Lantas mereka pun langsung memalangkan mobilnya di tengah jalan hingga menutup akses jalan raya.
Ada puluhan kendaraan yang kompak memboikot jalan hingga menyebabkan lalu lintas di jalan Letjen Suprapto Tembesi lumpuh total.
Di lokasi beberapa Personil TNI dari Yonif Raider 136 turun tangan bersama Personil Polantas namun tak digubris pengemudi sampai akhirnya pihak SPBU Tembesi membuka penjualan BBM solar.
Menurut sejumlah pengemudi mereka nekat memboikot lantaran mengaku kecewa atas kebijakan baru penggunaan fuel card pengendali BBM yang semua kendaraan tak dapat mengurusnya, selain itu kuota pengambilan BBM juga dibatasi.
Disperindag masih membuka pendaftaran untuk beralih ke fuel card di kantor Disperindag Kota Batam. (*/man)



