“Target tahun depan kami harapkan memang seluruh kabupaten/kota bisa 100 persen atau minimal 90-95 persen. Tapi hal itu kembali pada masing-masing kemampuan dari daerah. Yang pasti kami akan pelajari lebih dalam dan merubah strategi supaya bisa 100 persen,” ujar Rohina.
Adapun beberapan penghargaan lainnya yang diberikan BKKBN kepada kabupaten/kota di Kepri di antaranya penghargaan kepada PD-KB Provinsi dan Walikota se- Provinsi Kepulauan Riau.
Kabupaten dengan capaian diatas 100 persen target KK pada pemutakhiran pendataan keluarga tahun 2022, serta penyerahan sertifikat kepada penyuluh KB dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se- Kepulauan Riau.
BACA JUGA:Â Batam Tourism Polytechnic Wisuda 173 Mahasiswa Lulusan Cepat Terserap untuk Bekerja di Berbagai Kota
BKKBN Catat Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2022 di Kepri Capai 81 Persen. BKKBN Kepri mencatat pemutakhiran pendataan keluarga 2022 di wilayah setempat mencapai 81 persen.
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina di Batam menargetkan sebanyak 387.217 kartu keluarga (KK) dalam proses pemutakhiran pendataan keluarga 2022.
Adapun capaian pemutakhiran pendataan keluarga 2022 berdasarkan data yang disampaikan BKKBN Kepri yaitu Kabupaten Lingga 102 persen, Kabupaten Anambas 105 persen, Kabupaten Karimun 91 persen, Kota Tanjungpinang 90 persen, Kabupaten Bintan 73 persen, Kabupaten Natuna 79 persen, dan Kota Batam 77 persen.
Rohina menyebutkan pendataan keluarga 2022 dinilai sangat penting karena akan dipakai sebagai acuan pemerintah pusat dalam penanganan kemiskinan ekstrim.
“Jadi kita berharap memang data ini adalah data yang benar-benar, yang sudah dievaluasi oleh berbagai lembaga dan menjadi hal penting karena hasilnya dra keluarga yang by name dan by addrees,” ujar dia.
Ia menambahkan dalam proses pendataan keluarga 2022 pihaknya telah melakukan perpanjangan waktu sebanyak dua kali.
“Pendataan keluarga 2022 ini mulai tanggal 1 September sampai 30 Oktober, kemudian waktunha diperpanjang sampai tanggal 18 November , lalu diperpanjang lagi sampai tanggal 30 November nanti,” ujar Rohina. (*/ven)



